Kamis, 12 November 2009

Tahapan Hidup

Saya belum lama mendapatkan sebuah lelucon tentang tahapan hidup yang membuat saya berpikir apa yang seharus nya kita lakukan untuk mensiasati tahapan hidup yang ironis ini ?( red = hal ini tidak terjadi pada mereka yang terlahir "beruntung")

Tahap 1 = Sekolah
Banyak Waktu, Banyak Tenaga, Tidak ada Uang.

Tahap 2 = Bekerja
Ada Uang, Ada Tenaga, Tidak ada Waktu.

Tahap 3 = Pensiun
Banyak Waktu, Banyak Uang, Tidak Ada Tenaga.


3 komposisi hidup yang harus dipermainkan. Bagaimana kita harus mempermainkannya ?

Tidak lama berpikir saya jadi teringat akan lelucon dari sahabat kuliah saya berinitial DP. Dalam suatu pertemuan reuni, kawan saya menceritakan "kalo di pikir-pikir, tujuan hidup gue dari kuliah dulu sampai dengan masa kerja sekarang tidak berubah, yaitu bagaimana caranya mendapatkan wanita. Yang berbeda hanya caranya. Waktu kuliah dulu, caranya adalah dengan mencari yang gratisan, memanfaatkan modal mobil yang gue punya, setiap melihat ada wanita di jalan, selalu berhenti, membuka jendela dan berkata "mau kemana cewek, gue anterin yuk". Setelah bekerja, caranya mendapatkan cewek lebih mudah, yaitu cukup datang ke tempat "mandi" dan tinggal tunjuk saja cewek mana yang disuka, karena sudah punya duit. kalo ngak punya duit pun, tinggal gesek, bayarnya bulan depan"...

Bukan hal negatif dari kawan ku yang ingin saya ceritakan disini, tapi positif point nya adalah ;
1. Keuletannya mencari cara untuk mencapai tujuan.
2. Pergunakan selalu sumber daya yang ada untuk mencapat tujuan.

Setelah saya pikir, ikuti saja tahapan hidup yang memang harus kita lalui dan pergunakan semua sumber daya yang anda miliki untuk yang terbaik yang bisa anda lakukan. Jangan ngotot untuk memiliki yang tidak bisa kita miliki pada tahapan tahapan hidup tersebut.

Bagaimana untuk menghindari ironi tahapan hidup tersebut ;

1. Gunakan sumber daya waktu dan tenaga yang anda miliki untuk belajar banyak pada saat sekolah. Ngak punya duit tidaklah penting karena sudah takdir kalau mahasiswa/i itu bokek.

2. Mumpung tenaga anda masih ada, gunakan tenaga anda sekuatnya untuk berlari mengejar waktu yang sempit untuk mengumpulkan uang sebelum memasuki tahap berikutnya. Percaya lah, "punya waktu" akan datang pada tahap hidup anda berikutnya ...ikuti saja takdir .

3. Saat uang anda terkumpul di masa tua, gunakan uang yang ada untuk bekerja untuk anda. Dan gunakan waktu untuk menjaga kekuatan anda dengan berolah raga dan menenangkan pikiran... ikuti saja takdir !

Sulit untuk bisa mencuri start, tapi minimal saat sekolah anda sudah mempersiapkan diri untuk ilmu tahap bekerja dan kesehatan untuk tahap tua. Minimal be the best pada semua tahapan hidup yang ada ...

jadi pusing neh gara-gara lelucon ini ! keep Work Hard Play Hard ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar